Puncak Peringatan HAN di Jakut Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi
Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Jakarta Utara berlangsung meriah di Ruang Bahari, Lantai 14, Kantor Wali Kota setempat.
"Tanggung jawab kita bersama"
Kegiatan yang mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi serta Bangun Masa Depan melalui Literasi dan Kreativitas" tersebut diikuti sedikitnya 200 anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
420 Murid PAUD hingga SMP Meriahkan Lomba Hari Anak NasionalKetua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Anung mengatakan, setiap anak memiliki hak dasar yang wajib dipenuhi oleh orang dewasa di sekitarnya, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh, hingga berkembang.
"Memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, dan penuh kasih sayang adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya, Kamis (13/8).
Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan hak dan kebutuhan anak terpenuhi. Ia mengapresiasi berbagai program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang konsisten mendukung tumbuh kembang anak.
"Program tersebut di antaranya Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), program wajib belajar 13 tahun, serta penyediaan layanan penitipan anak (daycare) dan shelter 24 jam," terangnya.
Menurutnya, berbagai upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa keterlibatan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak. Untuk itu, Hani mengajak para orang tua untuk lebih hadir secara emosional dalam proses tumbuh kembang anak.
"Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka, mendampingi proses belajar, bermain bersama, dan memberikan teladan yang baik," ungkapnya.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara, Anita Permata Sari menuturkan, menyayangi anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan fisik. Anak juga perlu dibekali pengetahuan serta diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas.
"Anak yang memiliki kemampuan literasi yang baik akan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan, lebih peka terhadap lingkungan, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus informasi digital," bebernya.
Sementara itu, Bunda PAUD Jakarta Utara, Fida Hendra turut meluncurkan buku cerita anak berjudul Asyiknya Liburan di Ancol. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan minat baca anak sejak dini sekaligus mendorong mereka tidak terpaku pada penggunaan gawai.
"Melalui peluncuran buku ini, kami berharap membaca menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak-anak. Membaca dapat meningkatkan imajinasi dan melahirkan karya-karya baru," imbuhnya.
Selain peluncuran buku, rangkaian peringatan HAN ke-42 di Jakarta Utara juga diisi berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, di antaranya lomba mewarnai serta peragaan busana adat yang diikuti secara antusias oleh peserta didik kelas I hingga III SD.
Fida menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Baznas (Bazis) Jakarta Utara serta dukungan berbagai pihak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Pesan saya kepada anak-anak agar berani mengejar cita-cita dan terus mengembangkan potensi diri agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta berkarakter," tandasnya.